Tuesday, September 27, 2016

Reformasi Ekonomi : Sebuah Solusi Perspektif Islam
Review buku “Reformasi Ekonomi “Sebuah Solusi Perspektif Islam” karya M. Umer Chapra, Penerjemah: Ikhwan Abidin Basri, MA



Esensi buku ini terletak pada daya analisis penulisnya terhadap krisis keuangan dan ekonomi yag melanda duia terutama di Asia pada tahun 1997-1999. Beberapa negara di Asia mengalami krisis keuangan yang  parah seperti Korea Selatan, Jepang, Singapura, Malaysia, Thailand, Phuilipina dan Indonesia. Negara yang paling menderita akibat krisis tersebut adalah Indoesia. Hingga sekarang rasa sakit akibat krisis tersebut masih sangat dirasakan oleh sebagian rakyat Indonesia.

Para pakar ekonomi dari berbagai belahan dunia telah mencoba mendiagnosis krisis ini berdasarkan disiplin keilmuan dan pengalaman mereka. Penulis (Dr. Umer Chapra) telah berhasil memetakan hasil kajian para pakar ekonomi islam dalam memahami hakikat dan pemicu krisis tersebut. Sebagian yang lain melihat meledaknya gelembung spekulasi atas harga aset, terutama akibat berlebihannya sistem intermediasi keuangan. Dan sebagian lainnya menyatakan bahwa yang menjadi akar terjadinya krisis adalah adanya mismatch antara liabilitas jangka pendek yang lebih besar dari aset jangka pendek.

Dalam beberapa literatur juga disebutkan beberapa penyebab yang lain. Meskipun sampai saat ini belum aada kata sepakat mengenai pemicu utama terjadinya krisis, beberapa faktor tersebut sesungguhnya mempunyai peran yang sama. Tidak adanya kata sepakat dalam hal ini, berdampak pada sulitnya penentuan resep penanggulaannya dan pada akhirnya akan menyulitkan penetuan program-program yang harus dilakukan. Karenanya tuntutan atas dibentuknya arsitektur baru tidak dapat melangkahi prisip-prinsip dasar kebijakan konvensional yang lebih menekankan pada kebijakan ekonomi makro yang sehat denga sistem keuangan yang mendukung nilai tukar, regulasi dan supervisi yang tepat serta transparansi yang lebih besar.          

Prinsip-prinsip tersebut tidak diragukan lagi sangat diperlukan karena dalam analisis terakhir dinyatakan bahwa semua krisis berakar pada tidak sehatnya kebijakan fiskal, moneter dan nilai tukar. Oleh karenanya tidak seorang pun yang bisa memungkiri perlunya implementasi beberapa hal tersebut, terlebih lagi untuk dilanggar. Hal ini melahirkan sejumlah pertanyaan. Pertama, apakah yang memicu terjadinya ketidakstabilan makro ekonomi, tidak seimbangnya nilai tukar dan tidak sehatnya sistem keuangan dalam rentang waktu tersebut? Harapan satu-satunya adalah disiplin pasar, yang dengan sendirinya diharapkan mampu mengimplimentasikan prinsip-prinsip tersebut secara jujur dan efektif. Bagaimanapun krisis yang terus berulang menunjukkan bahwa disiplin pasar tidak efektif untuk mencegah terjadinya ketidakseimbangan makro ekonomi dalam sektor publik atau adanya gaya hidup yang berlebihan di sektor swasta dan pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya tingkat leverage yang berlebihan dan memperbesar gelembung spekulatif hingga meledak pada suatu saat.

Kedua, mengapa beberapa negara yang memiliki kebijakan fiskal dan moneter yag sehat juga tertimpa krisis? Krisis yang menimpa nilai tukar Eropa (ERM) pada tahun 1990-an menunjukkan bahwa krisis valuta asing berakar pada tidak disiplinnya kebijkan fiskal dan moneter. Beberapa negara yang tertimpa krisis tidak mempunyai kebijakan ekspansioner. Bahkan, negara-negara di kawasan Asia tidak bisa menyesuaikan diri terhadap ketidakstabilan nilai tukar dan kebijakan ekonomi makro yang ada.

Jadi di dalam buku ini memaparkan pendapat Dr. Umer Chapra mengenai solusi yang ditawarkan oleh beliau melalui Reformasi Ekonomi dengan menerapkan prinsip-prinsip yang tertera dalam Al-Qur’an dan Al-hadits sehingga hal tersebut akan menjadi sebuah solusi dari krisis yang mendera berbagai belahan negara.            


Reviewer : Pito Budi P

No comments:

Post a Comment