Takbiran
Keliling : TPA SeGubeng Kertajaya
Genderang
takbir berkumandang “Allahu Akbar, Allahu
Akbar, Allahu Akbar, Laailahaillaallah Huallahuakbar Allahu Akbar
Walillaahilhamd”. Semua orang mengucapkan takbir untuk menyambut hari raya
Idul Adha. Ya, hari raya IDul Adha merupakan hari besar umat islam dimana pada
hari itu kambing dan sapi akan dikurbankan. Dagingnya juga akan dibagikan
kepada kaum muslim yang kurang mampu secara ekonomi.
Semarak
Idul Adha selalu diabadikan dengan takbir. Semua masjid menggemakan suara
takbir hingga matahari terbit. Subhanallah,
Sungguh kaum muslimin sangat berantusias dalam merayakan hari raya Idul
Adha. Gema takbir akan terdengar di setiap sudut jalanan. Semua orang bersorak
dan bergembira. Seakan-akan rasa sedih dan gundah-gulana menghilang seketika
ketika takbir berkumandang. Tak hanya orang dewasa saja yang bersukacita
merayakan hari raya Idul Adha. Anak-anak pun merasakan kegembiraan ketika hari
raya Idul Adha telah tiba.
Di
Gubeng Kertajaya, setiap tahunnya selalu diadakan takbiran keliling yang
dilaksanakan oleh semua TPA di Gubeng
Kertajaya. TPA yang mengikuti kegiatan tersebut diantaranya adalah TPA Nurul
Hidayah, TPA Darussalam, TPA Jam’ul Fawaid, serta TPA Darul Hikmah. Adik-adik
TPA yang mengikuti kegiatan takbiran keliling berjumlah 50 orang. Tentunya
mereka didampingi oleh ustad dan ustadzah. Ada pula orang tua santri yang
mengikuti mereka dari belakang. Rute yang dilalui oleh adik-adik TPA ini yaitu
Gubeng Kertajaya 5C, tepatnya di depan
TPA Darul Hikmah kemudian bergerak menuju ke selatan, melewati jalan
raya Kertajaya dan melalui Gubeng Kertajaya 5D. Tempat berakhirnya yaitu di
depan TPA Darul Hikmah. Acara tersebut dimulai ba’da magrib. Adik-adik TPA
sangat berantusias dalam mengikuti kegiatan ini walaupun rute yang dilalui cukup
jauh dan sedikit menguras tenaga, Namun mereka tetap tersenyum dan merasa
bahagia karena telah mengikuti kegiatan tersebut. Acara ini diakhiri dengan
pembagian snack dan foto bersama.
Antusiasme
umat muslim di Indonesia sangat terlihat dengan adanya takbir dan perayaan
takbiran keliling. Hal ini menunjukkan bahwa umat islam bersemangat dan bersukacita
merayakan hari yang suci tersebut. Perayaan tersebut dapat menimbulkan rasa
kebersamaan dan menghilangkan perbedaan di antara golongan umat islam. Semoga
kita bisa bertemu Hari Raya Idul Adha tahun depan, aamiin.
Penulis : Pito Budi
Prasetyo (Santri Pesma Baitul Hikmah)



No comments:
Post a Comment