Reformasi
Ekonomi : Sebuah Solusi Perspektif Islam
Review buku “Reformasi
Ekonomi “Sebuah Solusi Perspektif Islam” karya M. Umer Chapra, Penerjemah:
Ikhwan Abidin Basri, MA
Esensi
buku ini terletak pada daya analisis penulisnya terhadap krisis keuangan dan
ekonomi yag melanda duia terutama di Asia pada tahun 1997-1999. Beberapa negara
di Asia mengalami krisis keuangan yang
parah seperti Korea Selatan, Jepang, Singapura, Malaysia, Thailand,
Phuilipina dan Indonesia. Negara yang paling menderita akibat krisis tersebut
adalah Indoesia. Hingga sekarang rasa sakit akibat krisis tersebut masih sangat
dirasakan oleh sebagian rakyat Indonesia.
Para
pakar ekonomi dari berbagai belahan dunia telah mencoba mendiagnosis krisis ini
berdasarkan disiplin keilmuan dan pengalaman mereka. Penulis (Dr. Umer Chapra)
telah berhasil memetakan hasil kajian para pakar ekonomi islam dalam memahami
hakikat dan pemicu krisis tersebut. Sebagian yang lain melihat meledaknya gelembung
spekulasi atas harga aset, terutama akibat berlebihannya sistem intermediasi
keuangan. Dan sebagian lainnya menyatakan bahwa yang menjadi akar terjadinya
krisis adalah adanya mismatch antara
liabilitas jangka pendek yang lebih besar dari aset jangka pendek.
Dalam
beberapa literatur juga disebutkan beberapa penyebab yang lain. Meskipun sampai
saat ini belum aada kata sepakat mengenai pemicu utama terjadinya krisis,
beberapa faktor tersebut sesungguhnya mempunyai peran yang sama. Tidak adanya
kata sepakat dalam hal ini, berdampak pada sulitnya penentuan resep
penanggulaannya dan pada akhirnya akan menyulitkan penetuan program-program
yang harus dilakukan. Karenanya tuntutan atas dibentuknya arsitektur baru tidak
dapat melangkahi prisip-prinsip dasar kebijakan
konvensional yang lebih menekankan pada kebijakan ekonomi makro yang sehat
denga sistem keuangan yang mendukung nilai tukar, regulasi dan supervisi yang
tepat serta transparansi yang lebih besar.
Prinsip-prinsip
tersebut tidak diragukan lagi sangat diperlukan karena dalam analisis terakhir
dinyatakan bahwa semua krisis berakar pada tidak sehatnya kebijakan fiskal,
moneter dan nilai tukar. Oleh karenanya tidak seorang pun yang bisa memungkiri
perlunya implementasi beberapa hal tersebut, terlebih lagi untuk dilanggar. Hal
ini melahirkan sejumlah pertanyaan. Pertama,
apakah yang memicu terjadinya ketidakstabilan makro ekonomi, tidak seimbangnya
nilai tukar dan tidak sehatnya sistem keuangan dalam rentang waktu tersebut?
Harapan satu-satunya adalah disiplin pasar, yang dengan sendirinya diharapkan
mampu mengimplimentasikan prinsip-prinsip tersebut secara jujur dan efektif.
Bagaimanapun krisis yang terus berulang menunjukkan bahwa disiplin pasar tidak
efektif untuk mencegah terjadinya ketidakseimbangan makro ekonomi dalam sektor
publik atau adanya gaya hidup yang berlebihan di sektor swasta dan pada
akhirnya akan menyebabkan terjadinya tingkat leverage yang berlebihan dan memperbesar gelembung spekulatif hingga
meledak pada suatu saat.
Kedua,
mengapa beberapa negara yang memiliki kebijakan fiskal dan moneter yag sehat
juga tertimpa krisis? Krisis yang menimpa nilai tukar Eropa (ERM) pada tahun
1990-an menunjukkan bahwa krisis valuta asing berakar pada tidak disiplinnya
kebijkan fiskal dan moneter. Beberapa negara yang tertimpa krisis tidak
mempunyai kebijakan ekspansioner. Bahkan, negara-negara di kawasan Asia tidak
bisa menyesuaikan diri terhadap ketidakstabilan nilai tukar dan kebijakan
ekonomi makro yang ada.
Jadi
di dalam buku ini memaparkan pendapat Dr. Umer Chapra mengenai solusi yang
ditawarkan oleh beliau melalui Reformasi Ekonomi dengan menerapkan
prinsip-prinsip yang tertera dalam Al-Qur’an dan Al-hadits sehingga hal
tersebut akan menjadi sebuah solusi dari krisis yang mendera berbagai belahan
negara.
Reviewer : Pito Budi P







