PPKK Gandeng Pertamina
dan CIMB Gelar Workshop Persiapan Memasuki Dunia Kerja
Khurinnihayah selaku Vice President
Finance PT Pertagas Niaga saat Menyampaikan Materi . (Foto: Istimewa)
UNAIR NEWS - Jumlah penduduk yang
semakin tinggi mengakibatkan tingkat persaingan antar individu untuk memperoleh
pekerjaan semakin sulit dan semakin ketat. Hal itulah yang membuat Pusat
Pembinaan Karir dan Kewirausahaan (PPKK) UNAIR bekerjasama dengan PT. Pertamina
dan CIMB Niaga mengadakan workshop bertajuk “Mempersiapkan Diri Memasuki Dunia
Kerja” di Aula Kahuripan, Sabtu (11/06).
Dalam workshop tersebut dihadiri
oleh perwakilan dari PT Pertamina Khurinnihayah selaku Vice President Finance
PT Pertagas Niaga, Yungki Aditya, SE., MM., selaku Vice President Human
Resource PT Bank CIMB Niaga, Dr. Elly Munadziroh, M.S., Drg., selaku ketua PPKK
UNAIR, Dr. Epy Muhammad Luqman, M.Si., Drh. PAvet selaku sekretaris PPKK dan
Dr. Hamidah., M.Si., selaku dosen Psikologi UNAIR.
Materi pertama disampaikan oleh
Khurinnihayah, alumnus FEB UNAIR tersebut memberikan tips kepada mahasiswa
mengenai cara untuk meningkatkan keberanian agar bisa bersaing di dunia kerja.
Selain menerapkan 5M (Mau, Modal, Merdeka, Maju dan Mapan), ia juga
menekankan pentingnya menguatkan aspek fisik dam aspek rohan. Ia menambahkan
bahwa, keberanian pun harus diperkuat dengan cara taat kepada orang tua,
istiqomah dalam kebenaran, jujur, ikhlas, qonaah dan yang terpenting adalah
selalu mensyukuri nikmat dari sang pencipta.
Dalam paparannya ia juga
menekankan, bahwa untuk menerapkan konsep 5M, perlu adanya perencanaan secara
rinci dalam satu tahun bahkan hingga sepuluh tahun ke depan agar keinginan dan
cita - cita yang sudah diimpikan dapat tercapai terutama untuk menjadi seorang
yang profesional di perusahaan yang sudah diidam-idamkan .
“Buatlah Life Mapping agar fokus
dalam meraih keinginan dan cita-cita kalian. Kalau sudah dibuat, pasang di
dinding. Insya Allah akan terkabulkan,” tutur Khurinnihayah menjelaskan.
Selanjutnya, materi mengenai cara
sukses dalam menghadapi wawancara kerja disampaikan oleh Yungki Aditya, SE.,
MM. Dalam pemaparannya, Yungki menjelaskan bahwa kunci sukses dari wawancara
kerja yaitu skill yang dimiliki, kesesuaian dengan pekerjaan yang diinginkan,
dan juga kemampuan personal sangat memengaruhi dalam proses wawancara kerja.
Yungki juga menambahkan bahwa
proses interview layaknya seperti sebuah event jadi perlu banyak latihan
sehingga rasa gugup dan ketidakpercayaan diri akan hilang ketika sudah
berhadapan dengan interviewer.
“Proses interview anggaplah
seperti sebuah event besar yang akan anda kerjakan sehingga diperlukan banyak
persiapan dan latihan untuk menampilkan sesuatu yang istimewa,” tambah Yungki.
Materi selanjutnya disampaikan
oleh Dr. Elly Munadziroh, M.S., Drg. Dihadapan peserta workshop ia berpesan
bahwa mahasiswa harus memiliki mindset entrepreneur sehingga ide dan gagasan
yang ditawarkan jauh lebih kreatif. Selain itu mahasiswa yang bermindset
entrepreneur ini lebih berani dalam mengambil risiko dari tantangan yang
dihadapinya dan tentunya lebih siap dalam menghadapi persaingan kerja.
Bu Elly juga menuturkan
pentingnya sebuah jaringan atau relationship dalam membantu seorang
freshgraduate dalam mencari pekerjaan yang diinginkan dan tentunya akan sangat
diperlukan ketika kita berada dalam kesulitan karena merekalah yang akan
membantu kita.
“Networking itu sangat diperlukan
bagi mahasiswa seperti kalian terutama bagi mahasiswa tingkat akhir, untuk itu
kalian harus menjalin pertemanan dengan siapapun. Mungkin manfaatnya tidak bisa
dirasakan hari ini tapi suatu saat nanti kita akan sangat membutuhkannya”,
terang Elly mengakhiri. (*)
Penulis : Pito Budi Prasetyo
Editor : Nuri Hermawan
http://news.unair.ac.id/2016/06/14/ppkk-gandeng-pertamina-dan-cimb-gelar-workshop-persiapan-memasuki-dunia-kerja/

No comments:
Post a Comment